MODAL, LIKUIDITAS, DAN SKALA BANK SEBAGAI PENENTU EFISIENSI PERBANKAN DI INDONESIA: PENDEKATAN ROBUST
DOI:
https://doi.org/10.29040/jie.v10i1.19087Abstract
Penelitian ini menganalisis peran modal, likuiditas, dan skala usaha dalam menentukan efisiensi perbankan di Indonesia. Efisiensi diukur menggunakan Cost to Income Ratio (CIR). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel perbankan Indonesia yang dianalisis melalui model regresi data panel dan diperkuat dengan pendekatan robust regression untuk mengatasi heterogenitas dan outliers pada data perbankan.
Hasil estimasi menunjukkan bahwa faktor internal bank berperan dominan dalam memengaruhi efisiensi. Struktur permodalan internal (ETA) berpengaruh negatif signifikan terhadap CIR, yang menunjukkan peningkatan efisiensi. Sebaliknya, likuiditas, kecukupan modal, dan ukuran bank berpengaruh positif signifikan terhadap CIR, yang mengindikasikan adanya excess liquidity, capital holding cost, dan potensi diseconomies of scale. Inflasi terbukti menurunkan CIR secara signifikan, sementara risiko kredit dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efisiensi perbankan di Indonesia lebih ditentukan oleh optimalisasi pengelolaan struktur internal bank dibandingkan faktor makroekonomi.