DAMPAK PERSONAL BRANDING DAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN GAYA HIDUP GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.19972Abstrak
Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan terhadap gaya hidup Generasi Z, khususnya dalam membangun personal branding dan identitas digital. Platform seperti TikTok dan Instagram menjadi sarana utama bagi Generasi Z untuk mengekspresikan diri, membangun reputasi, serta memperluas peluang dalam bidang kreatif. Namun, penggunaan media sosial yang tidak tepat dapat memunculkan perilaku konsumtif, pencarian validasi sosial, dan tekanan psikologis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai personal branding dan penggunaan media sosial secara positif guna mendukung pembentukan gaya hidup yang produktif dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan berupa workshop edukatif dengan pendekatan pre-test dan post-test yang melibatkan 23 siswa SMA di Tangerang Raya. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik pembuatan konten positif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep personal branding, pembangunan citra diri positif, dan kesadaran terhadap dampak media sosial terhadap reputasi pribadi. Sebelum pelatihan, mayoritas peserta berada pada kategori pemahaman netral terhadap personal branding, sedangkan setelah pelatihan terjadi peningkatan pada kategori setuju dan sangat setuju. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan personal branding dan literasi media sosial efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kepercayaan diri, serta kemampuan Generasi Z dalam memanfaatkan media sosial secara bijak. Oleh karena itu, program serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung penguatan literasi digital dan pembentukan gaya hidup positif di kalangan Generasi Z.