TATA KELOLA KEUANGAN PADA UMKM BINAAN DINAS KOPERASI, UKM, DAN PERDAGANGAN KOTA PEMATANG SIANTAR
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i1.18890Abstrak
Posisi UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran penting dan strategis. UMKM setelah krisis ekonomi terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini juga membuktikan bahwa UMKM mampu bertahan di tengah krisis ekonomi. Untuk kontribusi dan peran UMKM, penting bagi pemerintah untuk terus mendukung UMKM melalui penguatan sehingga peran mereka sebagai pilar dalam membangun ekonomi bangsa dapat berjalan optimal. UMKM yang tidak berbekal pengetahuan berwirausaha, manajemen usaha dan tata kelola keuangan akan mengalami perkembangan yang lambat. Pelaku UMKM pada umumnya hanya melakukan pencatatan sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran. Bahkan ada yang tidak mencatat sewa tempat sebagai beban usaha, sehingga usaha terlihat menghasilkan laba yang besar karena beban tidak dicatat sebagaimana mestinya. Akibatnya adalah pencatatan tidak menggambarkan kondisi keuangan usaha yang sesungguhnya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar para pelaku UMKM di kota Pematang Siantar memiliki pengetahuan tentang bagaimana tata Kelola keuangan yang baik bagi UMKM yang mereka jalankan. Dari hasil kegiatan abdimas ini didapatkan bahwa banyak pelaku UMKM di kota Pematang Siantar yang masih belum paham tata Kelola keuangan yang baik sesuai dengan SAK-EMKM dan setelah pelatihan selesai dilaksanakan, para pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan terkait tata Kelola keuangan dan sudah mampu Menyusun laporan keuangan sesuai SAK-EMKM.