EKONOMI POLITIK SYARIAH

Penulis

  • Saiful Anwar UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.3100

Kata Kunci:

Ekonomi politik Islam, tauhid

Abstrak

Ekonomi politik Islam hanyalah salah satu bidang ilmu yang akan dikembangkan berdasarkan paradigma tauhid. Semua ilmu yang ada juga perlu dibangun dalam kerangka paradigma Tauhid. Pemisahan sains dan keyakinan (sekularisme) pada dasarnya adalah hal yang historis di dunia Barat, dan tidak universal. Kondisi yang ada di Barat tidak serta merta bisa diterapkan pada dunia Muslim, yang memiliki sistem kepercayaan yang berbeda dan sejarah hubungan antara kelompok agama dan ilmiah.

Biografi Penulis

Saiful Anwar, UIN Raden Mas Said Surakarta

Hukum Ekonomi Syariah UIN Raden Mas Said

Referensi

Abu Su’ud, Islamologi : Sejarah, Ajaran dan Perannya dalam Peradaban Umat Manusia, Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Al Mawardi. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1994.

Asri dkk. 2020. Hukum dan Urgensi Wakaf Tunai dalam Tinjauan Fikih, Jurnal Bidang Hukum Islam, Vol 1 No 1.

Deliarnov. 2006. Ekonomi Politik. Jakarta: Erlangga.

Efendi, Syahrul. Tanpa Tahun. Umar bin Khatab dan Ekonomi Politik Islam..Jurnal Ekonomika di Academia.edu.Vol 1 No 1.

Rusdiyana Aam Slamet dkk.2001. Cash Waqf for Developing Islamic Economy: Case Study in Indonesia, Jurnal of Islamic Economic, Vol 5 No 1.

S. Damanhuri Didin. 2014. Ekonomi-Politik Indonesia dan Antarbangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Syakir Mohd, Mohd Rosdi. 2012. Makna Ekonomi Politik Islam. Dalam Artikel Academia.edu. Diakses pada tanggal 20 Oktober 2020, pukul 13:06.

Diterbitkan

2022-03-14

Cara Mengutip

Anwar, S. (2022). EKONOMI POLITIK SYARIAH. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 968–975. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.3100

Citation Check

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.