Penguatan Tata Kelola Kebijakan Internal Fakultas melalui Optimalisasi Peran Sekretariat Dekanat dalam Peningkatan Pelayanan Akademik
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.21026Abstract
Transformasi tata kelola perguruan tinggi modern menuntut penerapan prinsip good university governance melalui sistem administrasi yang transparan, akuntabel, efisien, dan berorientasi pada kualitas pelayanan. Di tingkat fakultas, Sekretariat Dekanat sering dipersepsikan sebatas unit administratif rutin penanganan persuratan, padahal memiliki kedudukan strategis sebagai administrative backbone, coordination hub, dan governance enabler. Artikel ini mengkaji penguatan tata kelola kebijakan internal fakultas melalui optimalisasi peran Sekretariat Dekanat dalam meningkatkan kualitas pelayanan akademik. Kajian ini berlandaskan pada perspektif teori tata kelola publik dan teori organisasi untuk menganalisis fungsi-fungsi strategis administrasi di tingkat fakultas. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa optimalisasi peran Sekretariat Dekanat mencakup enam pilar utama: (1) penguatan fungsi koordinasi lintas unit, (2) pengelolaan informasi dan dokumentasi kelembagaan untuk membangun organizational memory dan administrative traceability, (3) penguatan komunikasi organisasi dua arah, (4) digitalisasi administrasi berbasis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), (5) penguatan fungsi pemantauan dan evaluasi kebijakan, serta (6) pengembangan kapasitas sumber daya manusia tenaga kependidikan. Transformasi Sekretariat Dekanat dari unit administratif tradisional menjadi strategic governance office merupakan prasyarat penting untuk menciptakan tata kelola fakultas yang adaptif, transparan, akuntabel, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan akademik secara berkelanjutan.