Edukasi Penanganan Cedera Olahraga Berbasis Metode PEACE and LOVE: Transformasi Paradigma Manajemen Cedera Jaringan Lunak pada Mahasiswa PKO FIK Universitas Negeri Malang
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i3.20954Abstract
Perkembangan ilmu kedokteran olahraga (evidence-based sports medicine) mengalami pergeseran paradigma (paradigm shift) dari metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) menuju paradigma holistik PEACE and LOVE (Protect, Elevate, Avoid anti-inflammatories, Compress, Educate & Load, Optimism, Vascularisation, Exercise). Sebagai calon pelatih olahraga profesional, mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) wajib menguasai prinsip penanganan cedera jaringan lunak yang berbasis bukti ilmiah guna mengeliminasi salah kaprah praktik tradisional (seperti pemijatan/urut pada fase akut). Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis riset aksi ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi PEACE and LOVE terhadap pemahaman teoretis dan keterampilan klinis calon pelatih. Intervensi dilaksanakan pada Hari Rabu, 16 September 2026 bertempat di Ruang 407 Gedung C6 FIK UM, melibatkan 46 mahasiswa PKO semester 5. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest melalui kombinasi lecturing, pembedahan kasus klinis (case-based learning), serta simulasi praktikum pembebatan dan gradual reloading. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, dari rata-rata pre-test sebesar 15% menjadi 75% pada post-test. Edukasi berbasis PEACE and LOVE terbukti efektif merestrukturisasi persepsi medis mahasiswa PKO serta memperkuat kesiapan biopsikososial mereka dalam manajemen cedera di lapangan.