REVITALISASI ORGANISASI PCM NGUNTORONADI MELALUI PENDEKATAN PARTISIPATIF SEBAGAI UPAYA PENGUATAN INSTITUSI LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v8i2.20205Abstract
Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Nguntoronadi mengalami stagnasi organisasi yang ditandai dengan rendahnya partisipasi pengurus, lemahnya kepemimpinan, dan tidak optimalnya perencanaan program. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merevitalisasi organisasi melalui pendekatan partisipatif guna memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengaktifkan kembali fungsi strategis PCM. Metode yang digunakan meliputi koordinasi awal, pelatihan kepemimpinan transformasional, workshop penyusunan Rencana Kerja Organisasi (RKO), serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus terhadap peran organisasi, tersusunnya RKO periode 2026–2027, serta terbentuknya kepengurusan baru melalui Musyawarah Luar Biasa. Dampak program terlihat dari meningkatnya aktivitas organisasi, kehadiran aktif pengurus, kualitas dokumen perencanaan, dan koordinasi dengan organisasi otonom serta ranting. Program ini menjadi langkah awal penguatan institusi lokal yang berkelanjutan melalui perbaikan tata kelola organisasi dan peningkatan partisipasi anggota.