Transformasi Digital Posyandu: Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sipanda Untuk Optimalisasi Layanan Kesehatan di Padukuhan Kayen, Pajangan, Bantul
DOI:
https://doi.org/10.29040/budimas.v7i3.18629Abstract
Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data serta layanan pada Posyandu melalui penerapan SIPANDA (Sistem Informasi Pelayanan dan Data Posyandu). Analisis permasalahan dilakukan menggunakan metode 5 Why’s untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh Posyandu Kenanga antara lain pencatatan data balita, ibu hamil dan kegiatan pelayanan yang masih dilakukan secara manual. Proses tersebut sering menimbulkan kendala seperti data yang tidak lengkap, kesalahan pencatatan, serta keterlambatan dalam pelaporan ke instansi terkait dan kemudian diperdalam melalui Fishbone Diagram untuk mengelompokkan akar masalah ke dalam aspek SDM, metode, perangkat, lingkungan kerja dan manajemen data. Metode pelaksanaan program ini melibatkan kader Posyandu secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem informasi, pelatihan penggunaan SIPANDA serta pendampingan operasional selama implementasi. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan sistem digital. Tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu Posyandu memiliki sistem yang terintegrasi, mudah digunakan, dan mampu menyajikan data secara cepat dan akurat. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa kader posyandu mampu mengoperasikan sistem SIPANDA, kemudahan akses informasi kesehatan masyarakat serta meningkatnya kemampuan kader Posyandu dalam digitalisasi data. Dengan adanya SIPANDA, Posyandu menjadi lebih modern, efisien dan siap mendukung transformasi digital di bidang pelayanan kesehatan dasar.